Rabu, 27 September 2017

PART 1 - PRINSIP PENTING KALAU MAU JUALAN LARIS DI WHATSAPP

Sukses itu berpola, sama halnya ketika mau jualan dengan modal Whatsapp ada semacam prinsip yang harus dipegang. Prinsip ini jika dijalankan, maka jualan kita bisa kencang.

Kenapa prinsip ini penting? Karena sekarang trennya orang kalau jualan cenderung asal-asalan. Asal promo, asal iklan, asal broadcast, bahkan yang paling parah asal spam (iklan sampah). Mending kalau bahasa iklan dan produknya bagus, kalau yang dijual ternyata produk/bisnis yang tidak bagus, bagaimana?

Sederhananya begini:
Ketika Anda hanya asal-asalan jualan di Whatsapp, maka closing Anda juga akan datang asal-asalan.

Jualan bermodalkan Whatsapp pun ada caranya dan punya beberapa PRINSIP yang harus dipegang supaya orderan Anda masuk terus.

Tanpa panjang lebar, yuk, kita pelajari PRINSIP-nya.

PRINSIP 1: JANGAN ASAL IKLAN

Berjualan di Whatsapp itu TIDAK BISA ASAL PROMO. Ini merupakan prinsip penting! Saya jamin yang suka asal iklan, closingnya pasti sedikit, kan?

Jangan asal menebar SPAM IKLAN di grup Whatsapp, apalagi di grup Whatsapp orang lain. Selain tidak etis, dijamin juga sedikit yang closing. Yang ada malah mungkin Anda diusir dari grup Whatsapp tersebut karena dianggap mengganggu.

Beriklan di Whatsapp ada caranya, ada tekniknya. Tidak bisa asal iklan, terutama kepada orang yang belum kenal kita (istilahnya cold market)

WAJIB DIINGAT : ASAL IKLAN TIDAK AKAN MENGHASILKAN


PRINSIP 2: PERBESAR KONTAKNYA

Kalau mau banjir orderan dari Whatsapp, kontak Whatsapp yang kita punya harus banyak. Jangan lupa harus SALING SIMPAN nomor kontak masing-masing supaya ke depannya bisa tetap saling chat dan tentunya Anda bisa broadcast promosi bisnis Anda.

Kenapa harus banyak kontaknya, mas Hermas? Karena ada istilah konversi dalam penjualan. Semakin banyak kontak (calon pembeli), maka potensi pembelian juga akan semakin besar.

WAJIB DIINGAT : SEMAKIN BANYAK KONTAK WHATSAPP, SEMAKIN BESAR POTENSI CLOSING

PRINSIP 3: LIBATKAN MEDIA SOSIAL LAIN

Kalau mau kencang jualannya, gabungkan kekuatan Whatsapp dan Facebook Anda. Facebook Anda digunakan untuk menjangkau banyak orang sedangkan Whatsap Anda digunakan untuk MENGUMPULKAN KONTAK calon pembeli Anda.

Konsep melibatkan media sosial lain ini bertujuan untuk memperbesar sumber trafik atau sumber calon prospek karena media sosial memiliki kelemahan tidak bisa membangun list building (kumpulan kontak) sehingga peran Whatsapp sangat membantu untuk memperbanyak list building Anda.

WAJIB DIINGAT : LIBATKAN MEDIA SOSIAL LAIN UNTUK MEMPERBANYAK LIST KONTAK DI WHATSAPP


PRINSIP 4: MORE GIVING, MORE CLOSING

Ada perilaku paling dasar dari manusia, yaitu sebuah perilaku hubungan timbal balik. Konsep ini secara sederhananya adalah seperti ini: semakin seseorang sering memberi, orang  lain yang menerimanya akan lebih respect dan lebih dekat dengan si pemberi tersebut.

Semakin dekatnya seseorang karena hubungan timbal balik inilah yang akan mempercepat terjadinya closing.

WAJIB DIINGAT : SEMAKIN SERING ANDA MEMBERI DAN BERBAGI, POTENSI ORDERAN SEMAKIN BESAR.

Jangan lupa Save nomor ini ==>> 0857-8933-7280 di kontak Anda, supaya saya bisa menghubungi Anda bila ada info terbaru yang perlu Anda tahu.

Minggu, 07 Agustus 2016

Aku Mencintaimu Dalam Diam


Sesungguhnya yang mendatangkan rasa cinta ini, yang mendatangkan rasa kagum ini, yang memekarkan hati ini adalah dari-Nya. Sungguh aku hanya bisa menerimanya. Aku hanya bisa pasrah tertegun tak bisa mengelak atas perasaan ini padamu.

Tertegun dalam keindahan akhlakmu. Tertegun dalam manisnya lisanmu. Tertegun dalam tenangnya pandanganmu. Dan tertegun pula dalam kesejukan nasehatmu. Semua begitu sempurna, sungguh sempurna. Sesempurna sesuai firman-Nya.

Aku yang mengagumimu dalam diam. Utuh tak tersentuh. Seperti mentari yang menyapa bunga-bunga bermekaran. Tak pernah menyentuh namun cintanya terasa bagi kuntum-kuntum bunga yang sedang bermekaran itu.

Karena aku mengagumi maka izinkan aku tak mengusik khusyunya ibadahmu. Izinkan aku tak mengusik ketenangan hatimu. Tak mengapa aku tak bertegur sapa denganmu. Cukuplah bagiku menyapamu dalam doa-doaku. Cukuplah bagiku tersenyum lezat melihatmu bahagia. Cukuplah bagiku menyebut namamu dalam hamparan sajadahku.

Aku yang tersentuh akhlak muliamu, aku yang terkagum lekat dalam sikapmu, mencintaimu dalam diam mungkin lebih baik bagi diriku dan dirimu. Lebih mulia bagi perasaanku dan perasanmu. Lebih menjaga kehormatanmu. Lebih menjaga kemuliaanmu. Maka izinkan aku, hai engkau yang begitu mulia, izinkan aku mencintaimu dalamn keikhlasan karena aku tak pernah tau apakah engkau yang tercatat dalam lauful mahfudz untukku? 

Karena aku tak pernah tau adakah balasan darimu untukku. Biarlah kuasa Allah yang menggerakan hatimu untukku. Bukan karena mencintaimu dengan diam aku akan menderita. Bukan karena mengagumimu dengan diam aku akan merana. Namun, ketika ku artikan cinta itu pada sisi kehadiran dan kebersamaan denganmu. Maka itu lah penderitaan yang sesungguhnya.

Aku yang mencintaimu dari kejauhan. Walaupun sungguh aku merasa sangat dekat denganmu. Biarlah aku dekap rapat perasaanku ini. Biarlah aku tutup rapat hingga Allah mengizinkan pertemuan kita. Namun jika memang engkau bukan tercatat untukku. Jika memang engkau hanya hiasan duniaku yang sementara, sungguh aku yakin Allah akan menghapus cinta dalam diamku padamu. Allah akan menghilangkan perasaanku untukmu. Dia akan memberikan rasa yang lebih indah pada orang yang paling tepat. Begitulah kuasa-Nya. Begitulah Dzat yang membolak-balikan hati hamba-Nya.

“Ketika aku tak lagi terkagum denganmu, maka pahamilah jejakku.. Karena mungkin, aku pernah menulis tentangmu dan meyapa namamu dalam tiap untaian doaku” 

Untuk-mu yang kukagumi..

Minggu, 20 Desember 2015

Aplikasi Untuk Melacak Laptop yang Dicuri


Pada umumnya, laptop yang kita gunakan memiliki banyak dokumen penting di dalamnya. Biasanya berisikan data-data pribadi yang sangat berharga, seperti dokumen kantor dan lain sebagainya. Salah satu hal buruk, bila tiba-tiba laptop Anda dicuri oleh orang yang tidak dikenal. Dan parahnya, Anda tidak menyimpan data-data penting di-storage lain. Hal tersebut pastinya akan membuat Anda merasa cemas dan bingung harus berbuat apa.
 
Berikut adalah 5 (lima) aplikasi yang dapat membantu Anda untuk melacak laptop yang telah dicuri.

1. Prey
Aplikasi pelacak laptop bernama Prey ini tersedia untuk Windows, Mac OS X, Linux dan lainnya. Prey dapat Anda peroleh secara gratis, tetapi hanya untuk 3 perangkat atau fitur utama saja. Untuk perangkat lainya harus mengeluarkan biaya sekitar Rp 65.000 per bulannya. Aplikasi ini menyediakan tool yang diperlukan untuk membantu Anda menemukan laptop dengan mudah melalui kontrol panel pada website. Dengan demikian, Anda dapat melihat lokasi laptop Anda dengan jelas. Anda juga dapat mengunci dan mencegah akses sang pencuri ke laptop. Prey juga dapat membantu Anda untuk mengambil gambar candid dari orang yang mencuri laptop dan dapat melihat suasana sekitar pada layar laptop Anda.

2.  Find My Mac
Untuk pengguna produk laptop dari Apple, aplikasi ini dapat diandalkan. Walaupun aplikasi ini memiliki fitur yang lebih sedikit dibandingkan Prey, aplikasi ini dapat berfungsi dengan baik apalagi dapat diperoleh secara gratis. Untuk mengaktifikan Find to Mac, Anda cukup pilih menu ‘System Preference’, kemudian iCloud dan centang kotak pada keterangan Find My Mac. Aplikasi ini adalah layanan gratis yang memungkinkan Anda untuk melacak perangkat yang hilang menggunakan iCloud. Selain itu aplikasi ini juga dapat mengunci laptop Anda menggunakan kata sandi, sehingga tidak ada orang yang dapat mengaksesnya kecuali orang tersebut mengetahui kata sandi yang telah Anda buat. Find My Mac bahkan dapat digunakan untuk perangkat Apple lainnya.

3.  LockltTight
Kelebihan aplikasi Lockittight adalah dapat memata-matai orang yang mencuri laptop Anda. Dengan demikian, Anda bisa menemukan lokasi oraag yang mencuri laptop dengan mudah. Anda juga dapat men-screen capture semua kegiatan si pencuri dengan menggunakan webcam yang tertanam di laptop dan Anda dapat melihat situs website yang dibuka. Aplikasi ini hanya dapat digunakan bagi Anda yang menggunakan laptop berbasis Windows. Untuk versi gratisnya hanya tersedia lima fitur. Bila Anda ingin mendapatkan lebih dari itu, anda harus mengeluarkan kocek sekitar Rp 26 ribu per bulan.

4.  Lojack For Laptop
Lojack merupakan salah satu aplikasi andal untuk melacak dan mencari mobil yang di curi. Kini Lojack memperluas layanan untuk laptop, smartphone, dan tablet. Bila laptop Anda memiliki banyak file penting, Anda dapat mempertimbangkan untuk memasang aplikasi ini pada laptop. Setelah Anda mengisntal Lojack, perangkat lunak akan terkunci di BIOS yang kompatibel, seperti Windows dan Mac OS X. Aplikasi ini juga dapat menjaga file-file Anda dengan aman, sekalipun orang yang mencuri laptop ingin menghapus semua data di drive. Selain dapat mengunci dan melacak laptop, Lojack juga akan mengirimkan tim penyidik untuk mengambil laptop Anda. Jika Lojack tidak dapat menemukan laptop Anda dalam 60 hari ke depan, mereka akan membayar ganti rugi hingga US$ 1.000 atau sekitar Rp 13 juta. Bagi yang berminat berlangganan aplikasi ini, Anda diwajibkan membayar biaya langganan sekitar Rp 198 ribu per tahun.

5.  Undercover
Undercover merupakan salah satu aplikasi yang digunakan untuk Mac. Aplikasi ini mirip dengan Find My Mac, tetapi bedanya aplikasi ini memiliki beberapa fitur tambahan untuk keamanan laptop. Namun sayangnya, Undercover tidak gratis. Anda wajib merogoh kocek mulai dari US$ 49 atau sekitar Rp 637 ribu . Undercover memiliki fitur yang dapat melihat kegiatan si pencuri laptop Anda secara real-time.

Kamis, 30 Juli 2015

THE NEXT LEADER

THE NEXT LEADER..






Minggu, 18 Januari 2015

Nggak Percaya Diri Dengan Kemampuanmu Sendiri ? Baca Tips Ini Yuk !

Pernah nggak kamu merasa kalau kinerjamu nggak bagus? Kalau apa yang kamu lakukan nggak pernah memuaskan, kalau kamu punya banyak kelemahan, sementara kemampuanmu nggak cukup menjawab tuntutan dari lingkunganmu. Perasaan negatif terhadap diri kita sendiri seringkali muncul, dan itu bisa sangat mengganggu ritme hidupmu. Kamu jadi nggak semangat dan kehilangan kepercayaan diri. Lalu apa yang harus dilakukan ketika kamu merasa seperti ini simak baik tipsnya berikut ini sebagaimana dikutip dari laman hipwee.com :

1. Fokus pada kelebihan yang kamu miliki
Setiap manusia itu pasti punya kelebihan dan kekurangan. Tetapi, apa sih yang membedakan antara seorang pemenang dan pengecut? Pemenang adalah orang-orang yang selalu fokus pada kelebihan-kelebihan yang dimilikinya untuk mencegah rasa ketidakmampuannya muncul dalam pikirannya. Fokuslah pada hal-hal yang kamu rasa kamu bagus dalam melakukannya. Ini sangat membantu agar kamu nggak lagi pesimis terhadap diri sendiri.

2. Lihat kelemahanmu secara obyektif
Kamu tahu kalau kamu punya kelemahan pada suatu hal; tapi seberapa besar dan signifikan kelemahanmu itu? Apa cukup besar untuk membuatmu “nggak bisa apa-apa”?
Seringkali kita merasa kalau kita itu lemah dan nggak performa kerja kita itu buruk, tetapi yakinlah kalau itu hanya ada dalam kepala kita saja. Pertimbangkan dengan obyektif, hal-hal apa saja yang menurutmu itu adalah kelemahan terbesarmu dan apa dampak terbesar yang terjadi padamu?

3. Berpikirlah kalau kamu lebih baik dari yang lainMungkin kamu memang punya kelemahan, tapi jika kamu terus-terusan berpikir tentang keburukanmu, yang ada kamu makin ngerasa down dan kehilangan kepercayaan diri. Cobalah untuk memancing semangatmu sendiri dengan berpikir bahwa masih banyak orang lain yang lebih buruk dari dirimu.
Mungkin ini terlihat sedikit sombong dan nggak tahu diri, tapi ini adalah sikap natural manusia. Manusia terkadang akan merasa tenang ketika ada orang lain yang lebih buruk dari dirinya. Ini memang bukan cara yang ideal, tapi untuk sementara bisa membantu untuk membuat dirimu tenang dan lebih bersemangat.

4. Membaca atau mendengarkan hal-hal yang bisa memotivasi
Saat kita merasa kinerja kita buruk dan kita jadi kehilangan semangat, hal yang kamu butuhkan adalah hal-hal yang bisa menambah semangat dan membuatmu bisa kembali fokus. Temukan apa yang bisa membuatmu merasa terpuruk seperti ini, dan temukan cara apapun untuk mengembalikan semangatmu.
Salah satunya adalah dengan cara membaca buku motivasi atau mungkin kamu menonton acara-acara mendidik di TV atau internet. Ini adalah salah satu cara yang cukup ampuh untuk menambah semangatmu, dan bisa memberimu sebuah perspektif yang baru dalam memandang sesuatu.

5. Menonton Film Yang Menginspirasi
Ketika kamu merasa kamu sedang dalam keadaan yang terpuruk dan merasa kinerjamu mengecewakan, menonton kisah sukses orang lain bisa memotivasimu kembali. Kamu bisa kembali meyakinkan dirimu kembali pada semua kemampuan yang kamu punya. Nggak cuma nonton film aja; ini hanyalah satu dari sekian banyak kegiatan ringan yang bisa kamu lakukan agar kamu mampu menemukan semangatmu kembali.

6. Salahkan dirimu sendiri, bukan keadaan
Kita seringkali terlalu mudah menyalahkan keadaan atau lingkungan atas apa yang terjadi pada diri kita. Seperti contohnya, kita mengeluh kenapa kita nggak terlahir pinter, cantik, atau berasal dari keluarga yang lebih berada atau terkenal.
Jangan menyalahkan keadaan atas siapa dirimu saat ini. Tapi salahkan dirimu karena kamu nggak mau berusaha untuk berubah menjadi lebih baik lagi. Fokus dan tetaplah berusaha untuk menjadi seseorang yang kamu inginkan.

7. Buat rencana dan patuhi rencana itu

Buatlah rencana-rencana ke depan. Apa aja yang harus kamu lakukan untuk memperbaiki kinerja dan menambah kemampuanmu? Tentukan juga tujuan-tujuan yang ingin kamu capai. Setelah itu, langsung patuhi mereka! Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan tanpa menunda-nunda. Kalau bisa dikerjakan sekarang, sekarang juga, jangan menunggu esok hari. Karena esok hari belum tentu akan datang kan?  Lakukan apa yang seharusnya kamu lakukan, dan lakukan sekarang juga!

8. Berpikirlah positif

Meskipun kamu telah melakukan kesalahan di masa lalu, bukan berarti kamu boleh terus terpuruk. Menyadari bahwa ada yang salah pada dirimu adalah pertanda pertama bahwa kamu punya kemauan untuk berubah. Mulailah dengan terus berpikir positif tentang dirimu. Berpikirlah bahwa kamu masih bisa memperbaikinya, mengembangkan kemampuanmu, dan melakukan yang terbaik di setiap hal yang kamu kerjakan. Apa yang kamu pikirkan akan mempengaruhi tindakanmu juga.
Apa yang kamu pikirkan terhadap dirimu sendiri adalah kunci utama agar kamu terus bisa termotivasi dalam melakukan segala sesuatu. Jika kamu berpikir negatif tentang dirimu sendiri, maka kamu pun akan kesulitan untuk bisa berbuat positif bagi diri sendiri. Jadi, jangan lupa untuk selalu berbaik sangka pada dirimu sendiri ya!

Buatlah rencana-rencana ke depan. Apa aja yang harus kamu lakukan untuk memperbaiki kinerja dan menambah kemampuanmu? Tentukan juga tujuan-tujuan yang ingin kamu capai. Setelah itu, langsung patuhi mereka! Kerjakan apa yang harus kamu kerjakan tanpa menunda-nunda. Kalau bisa dikerjakan sekarang, sekarang juga, jangan menunggu esok hari. Karena esok hari belum tentu akan datang kan?  Lakukan apa yang seharusnya kamu lakukan, dan lakukan sekarang juga!

SALES MAGIC Tung Desem Waringin


Banyak orang tidak mengetahui seni penjualan, lebih banyak lagi orang tidak mengetahui pentingnya ilmu menjual dalam kehidupannya. Banyak orang merasa tidak terlibat dalam penjualan. Padahal ilmu penjualan ini harus dimiliki oleh semua orang yang berinteraksi dengan orang lain. Misal staf administrasi harus menjual laporan kepada atasannya, bagaimana seorang bawahan menjual ide kepada atasannya, seorang ibu meminta anaknya untuk meminum obat pahit, bagaimana seorang laki-laki atau wanita memenangkan hati calon pasangannya, dan tentu saja bagaimana seorang salesman berhasil menjual produk, ide atau jasanya kepada orang lain.

SALES MAGIC yang dikenalkan oleh Pak Tung Desem Waringin membahas Teknik & Keterampilan yang sangat ampuh dalam menjual apapun kepada siapapun dimanapun dan kapanpun. Bagaimana menjual sepotong roti tawar dengan harga Rp 300 juta dan yang beli masih berebut. Sebuah ilmu yang disaripatikan dari Anthony Robbins (World’s No.1 Success Coach), Joe Girard (Pemegang rekor dunia penjualan perorangan/ Guinness Book of Record), dan pengalaman Tung Desem Waringin dalam membawa BCA di Malang dari peringkat 7 pertumbuhan pemegang kartu ATM menjadi peringkat 1 di Indonesia (untuk kategori di luar Jakarta). Pertumbuhan pemegang kartu kredit BCA No.1 di Indonesia (Bulan April – Mei 2000). Pulih pertama ketika BCA rush.

Dalam menjual produk kepada calon pelanggan pada dasarnya hanya memerlukan 4 hal ini, yang dikenalkan dengan nama SALES MAGIC. Apa saja 4 hal tersebut? Mari kita simak:

1.   BUILDING TRUST (membangun kepercayaan)
Percaya timbul karena reputasi dan referensi, karena adanya keakraban atau kemiripan, karena ada konkruen. Calon pembeli percaya pada 3 elemen, percaya pada perusahaan, percaya pada produk, dan percaya pada Penjual. Ketiganya elemen tersebut harus meyakinkan dan memiliki reputasi baik sehingga bisa dipercaya oleh calon pembeli. Dengan adanya kepercayaan dari calon pelanggan ini akan lebih mudah menjual produk.

Bayangkan jika reputasi tidak ada, juga tidak ada yang mereferensikan, kemudian customer tidak kenal kita, tidak akrab, dan menjelaskannya sambil berkata, 'Saya tidak tahu apakah produknya baik atau tidak. Coba saja!' Kira-kira mungkin gak terjadi penjualan?

Perusahaan yang memiliki reputasi yang baik, produk terbukti berkualitas dan sudah banyak sekali digunakan oleh masyarakat dan dikenalkan oleh SDM yang terlatih, terampil dan ramah akan memudahkan proses penjualan selanjutnya

2.  CREATING NEEDS (Menciptakan rasa Butuh)
Pada dasarnya manusia memiliki kebutuhan akan suatu barang atau layanan, hanya saja mereka kadang belum menyadarinya. Itulah tugas pemasar untuk membangun keinginan dari calon pembeli akan produk yang dijualnya.

Contoh, apakah saat ini sebagian besar orang dewasa membutuhkan produk untuk memperbaikan kualitas darah, atau produk pengencer darah. Bisa jadi jawabannya “iya”. Tapi apakah saat ini semua orang dewasa tahu dan akhirnya menggunakan produk pengencer darah? Jawabanya “sebagian besar tidak tahu dan tidak menggunakan produk pengencer darah”. Kalau begitu, inilah tugas dari penjual untuk menciptakan kebutuhan calon pembeli, bahwa mereka sebenarnya membutuhkan produk pengencer darah.

Tanyakan apakah pelanggan sering merasa capai, badan pegal pegal, susah tidur, kapan terakhir cek darah? Saat pelanggan menjawab “ya”, besar kemungkinan dia mengalami gangguan darah lengket à membutuhkan produk pengencer darah

3.  GIVING SOLUTION / OFFERING (Solusi / penawaran)
Seorang penjual hanya sekedar menjual, salesman tanpa dia menguasi produk dan orang akan sulit terjadi penjualan, tetapi jika dia menjadi seorang konsultan yang mengerti tentang orang dan produk atau jasanya akan cenderung lebih mudah menjual. Apalagi jika positioning diri ini sebagai master,, yang memang satu-satunya yang menguasai semuanya, benar-benar paham karakter orang dan produk atau jasa yang kita jual.

Datanglah kepada calon pembeli sebagai PEMBAWA SOLUSI. Dalam kasus customer memiliki masalah dengan gampang capai, pegal-pegal, kesemutan, susah tidur, dll, maka kita bisa datang dengan berbagai informasi yang berhubungan dengan keluhan tersebut sebagai solusi dan sekaligus mengenalkan produk sebagai SOLUSI untuk mengatasi keluhan tersebut.

4.  HANDLING OBJECTION (Mengatasi keberatan)
Setelah calon pembeli peraya, kemudian mereka menyadari bahwa mereka memerlukan produk, dan produk adalah sebagai solusi dari permasalahan yang dia alami, tidak serta merta merta mereka akan langsung membeli. Mereka akan mengajukan berbagai macam keberatan, mulai dari ragu-ragu akan produk (baru), ingin tanya ke dokter terlebih dahulu, harganya mahal, tidak punya uang, dan alasan lainnnya.

Di sinilah peran dari pemasar untuk MENGATASI KEBERATAN TERSEBUT. Keberata soal kualitas produk bisa dijelaskan dengan berbagai hasil penelitian dan banyaknya orang yang sudah menggunakan. Keberatan tentang harga, pelanggan bisa diajak berhitung, bahwa kalau dihitung konsumsi harian ternyata biayanya jauh lebih murah dibandingkan dengan uang parkir sehari-hari. Keberatan tentang manfaat produk, bisa dijelaskan dengan resiko yang bisa terjadi bila tidak melakukan upaya pencegahan, dsan secara biaya pasti jauh lebih mahal.

Demikian penjelasan secara singkat mengenai SALES MAGIC, semoga bisa diterapkan dan memberikan manfaat. Terimakasih

Tanyakan Hal Ini Pada Calon Pasangan Anda Sebelum Menikah

Selamat Malam Sobat..

Sebelum menikah, tidak ada salahnya loh jika Anda membicarakan tentang masalah keuangan bersama pasangan, bahkan ini sangat dianjurkan agar Anda mengetahui pandangan pasangan terhadap masalah keuangan, cara mengelola keuangan, dan rencana keuangan kedepannya setelah membentuk keluarga.

Membicarakan uang tidak seharusnya menjadi masalah, lakukan dengan santai, terbuka, dan jujur. Pertanyaan yang Anda ajukan kepada calon pasangan pun dapat berupa pertanyaan yang simple maupun pertanyaan yang lebih mendetail, tergantung kenyamanan masing-masing pihak. Ini dilakukan karena pernikahan merupakan gerbang menuju kehidupan baru yang penuh dengan kejutan-kejutan baru, baik itu kejutan yang menyenangkan seperti kelahiran anak, membeli rumah baru, mobil baru, dsb, maupun kejutan yang menyedihkan seperti sakit, dsb. Kita mempersiapkan semuanya untuk menghadapi itu semua.

Dalam bertanya pun jangan lupa untuk melakukannya secara proporsional, misalnya jika Anda sebagai calon istri bertanya “Sanggupkah kau menafkahiku?, maka Anda pun harus dapat menerima jika calon suami Anda bertanya “Sanggupkah hidup sederhana denganku?”.

Jangan lupa pula untuk menggunakan bahasa yang baik, karena kita tahu bahwa membicarakan keuangan mengandung muatan emosional yang banyak.

Berikut beberapa topik tentang keuangan yang dapat ditanyakan kepada calon pasangan Anda :
  1. Apa arti kekayaan untukmu?
  2. Uang biasanya dibelanjakan untuk apa saja?
  3. Bagaimana menabung yang selama ini dilakukan?
  4. Apakah setelah menikah akan ada perubahan dalam cara mengelola keuangan dibanding sebelum menikah?
  5. Apakah saat ini memiliki hutang? Berapa jumlah dan bagaimana cara melunasinya?
  6. Apakah menggunakan kartu kredit?
  7. Saat kelak membeli rumah, apakah dapat menerima bahwa mungkin harus menggunakan fasilitas bank? Jika tidak, bagaimana rencananya?
  8. Apa yang diharapkan dari pasangan dalam hal keuangan?
  9. Apa tanggung jawab keuangan dalam pernikahan kelak? 
  10. Apakah istri diizinkan untuk bekerja?
  11. Saat istri bekerja, bagaimana keluarga dengan 2 penghasilan akana mengatur keuangannya?
  12. Apakah selama ini melakukan pencatatan atau anggaran dalam mengelola keuangan?
  13. Apakah ada tanggung jawab keuangan yang harus ditunaikan di luar keluarga inti? Misalnya kepada orang tua, saudara, atau yang lainnya.
  14. Bagaimana pandangan tentang asuransi?
Semoga 14 pertanyaan tersebut dapat memberikan ide kira-kira pertanyaan apa saja yang dapat diajukan kepada calon suami/istri Anda.
Selamat bertanya..

Dikutip dari : www.youtube.com
“Tips Persiapan Pra Nikah (Pre Wedding) : Pertanyaan Keuangan”

Minggu, 28 Desember 2014

Di Usiamu yang 20-an Sekarang, Inilah Kalimat-Kalimat yang Pantas Kamu Ucapkan Pada Ibumu

 
Menjadi ibu adalah salah satu pekerjaan paling berat di dunia. Tanggung jawabmu bukan hanya soal uang dan benda-benda, namun hidup seorang manusia. Dari mengandung, melahirkan, hingga memperkenalkan berbagai hal di dunia kepada anak; terpaksa izin tak masuk kantor ketika dia sakit, membelanya dari bully di sekolah, memeluknya saat ia pertama kali patah hati — hidup ibu dan anaknya berkelindan di tiap jengkal.

Dengan kehadirannya di tiap hari yang kita punya, pantaskah kita menunggu Hari Ibu setahun sekali untuk mengucapkan kalimat-kalimat yang membuatnya bahagia? 
Jangan menunggu untuk menyampaikan ucapan-ucapan ini kepada ibumu. Biarkan beliau tahu, pengorbanannya untukmu selama lebih dari 20 tahun terakhir ini tak sia-sia!


1. Maaf aku sering tak sabar mengajarkan Mama memakai laptop. Padahal, Mama tak pernah gusar saat mengajariku berbicara atau membaca.
 
Mama, aku minta maaf kalau aku sering tidak sabaran. Ketika Mama minta dibimbing untuk menggunakan laptop atau ponsel baru, aku pasti akan menggerutu. “Duuuh, begitu aja kok nggak bisa sih?” Semua hal yang baru bagimu adalah hal yang terlihat mudah dan sederhana bagiku. Aku lupa bahwa dulu Mamalah yang mengajarkanku banyak hal baru — hal-hal yang bagi Mama begitu mudah dan sederhana. Mamalah yang mengajarkan aku bicara, berjalan, membaca, hingga meresapi materi dari mata pelajaran paling sulit di sekolahku dulu. Aku tak ingat Mama marah ketika aku salah mengeja huruf dan angka. Aku tak ingat Mama mengeluh kenapa aku tak bisa-bisa, ketika konsep matematika yang kumengerti tak juga melebihi “1 + 2″. Ah, apa hakku untuk marah-marah ketika Mama kesulitan berinteraksi dengan teknologi? Bukankah dengan apa yang telah Mama ajarkan padaku selama ini, seharusnya aku malu ketika gagal bersabar saat mengajarmu?

2. Mama benar, aku sering malas mengerjakan pekerjaan rumah. Tak ada pembelaan diri di sini — hanya permintaan maaf yang murni.

Ketika sedang berada di rumah, aku pasti merasa malas dan ogah-ogahan ketika Mama meminta sedikit bantuan. Bahkan, aku sering pura-pura tidak mendengar atau menyibukkan diri dengan tugas kuliah, padahal sebenarnya aku hanya malas dan sedang asyik dengan gadget-ku saja. Kalaupun aku akhirnya membantu, tak jarang Mama akan mendengarkan gerutu dan keluhanku. Aku tak pernah berpikir bahwa pekerjaan yang dalam 15 menit sudah membuatku capek dan pegal-pegal ini adalah pekerjaan yang selalu Mama jabani, berjam-jam setiap hari. Aku tak pernah berpikir bahwa Mama sudah melakukan ini bertahun-tahun, dalam diam. Mama bukan malaikat, aku tahu. Mama pun pasti pernah merasa kesal, muak, dan bosan dengan pekerjaan-pekerjaan rumah ini. Mama ingin punya seseorang yang membantu — seseorang untuk berbagi. Maaf ya Ma, aku belum bisa menjadi orang yang bisa Mama andalkan untuk membantu selama ini.

3. Mama tidak harus menjadi ibu. Tapi, Mama memilih memiliki aku daripada melakukan hal-hal lain yang bisa membuat Mama bahagia. Terima kasih, Mama.

Aku selalu ingin menanyakan hal ini pada Mama. Namun, selalu urung kutanyakan karena aku tak berani mendengar jawabannya:
Jika Mama bisa memilih lagi untuk punya anak atau tidak, apakah Mama tetap memilih untuk memiliki anak?
Rasanya jahat sekali kalau seorang Ibu bilang “Tidak. Seandainya saya bisa memilih sekali lagi, saya tidak akan mau menjadi Ibu.” Namun seharusnya kita bisa memahami perasaan seperti itu. Bukankah menjadi ibu adalah pekerjaan yang berat — yang mengharuskan seorang wanita mengorbankan banyak hal dalam hidupnya, termasuk ambisi-ambisi dan seringkali pekerjaannya? Aku ingin menanyakan hal itu, karena tahu betapa melelahkan dan mahalnya membiayai kehidupanku. Aku punya banyak permintaan, banyak kebutuhan dan lebih banyak lagi keinginan. Bahkan di usiaku yang sudah 20-an ini aku belum bisa membiayai sepenuhnya hidupku. Ingat ketika aku harus minta uang lagi karena laptopku harus direparasi? Ingat ketika aku bertanya apa Mama masih bisa membantuku membayar uang kost tahun ini?
Kadang, aku berkhayal apa saja yang bisa Mama lakukan seandainya Mama tak harus membiayai dan merawatku. Mama bisa pergi keliling dunia, Mama tak perlu menolak promosi dari kantor dengan alasan tak bisa berpisah dari keluarga, Mama bisa belanja dan melakukan hobi Mama sepuas-puasnya. Mama bisa bahagia.
Seorang wanita tak punya kewajiban untuk punya anak. Seorang wanita bisa lebih memilih karier atau hobinya, dan itu sah-sah saja — tak ada yang berhak mengatur-atur pilihan hidupnya. Namun di antara semua pilihan yang Mama punya, di antara semua kesempatan yang jelas bisa membuat Mama bahagia… Mama memilih memiliki aku. Terima kasih, Ma, karena telah memilihku. Maafkan aku karena terlalu sering lupa: aku bisa ada di dunia ini karena pilihan Mama.

4. Aku sedang menikmati hidupku saat ini. Namun kadang aku begitu sibuk, sampai lupa bahwa Mama ingin dikabari sekali-sekali.

Mama, aku minta maaf jika banyak SMS darimu yang terabaikan dan panggilan telepon yang teranggurkan. Di usiaku yang sekarang ini, aku dihujani berbagai kegiatan yang sering membuat energiku habis di ujung hari. Akhirnya aku lebih memilih untuk tidur daripada membalas pesan darimu. Padahal bukannya Mama tak punya kesibukan juga. Mama juga bekerja, Mama juga punya teman dan dunia sendiri. Mama bukan wanita yang akan seharian menunggu Papa pulang dari kantor atau anak-anaknya pulang sekolah, seperti ibu rumah tangga yang bosan di tahun ’50-an. Toh Mama juga sempat menelepon atau mengetik pesan yang menanyakan kabarku. Ah, berapa detik sih yang kuperlukan untuk membalas pesan Mama? Apa benar aku begitu sibuknya, atau aku hanya malas dan menganggap remeh Mama saja?

5. Aku ingat saat Mama marah karena aku pacaran. Pendapat kita akan selalu berbeda dalam beberapa hal, dan aku sedang belajar untuk menerimanya.

Beberapa kali aku dikagetkan dengan pandangan keras Mama akan beberapa hal. Jangan pacaran, buang-buang waktu aja! Jangan kuliah Sastra, kamu nanti mau jadi apa? Jangan kuliah jauh-jauh, nanti Mama di rumah sama siapa? Tak hanya itu. Ingat saat kita bertengkar gara-gara punya jagoan yang berbeda dalam Pilpres? Ingat waktu kita bertengkar karena Mama mengatur siapa yang “layak” jadi temanku dan siapa yang tidak? Beberapa pandangan Mama tak akan pernah aku terima. Beberapa pandangan Mama tak akan pernah aku suka. Namun, hubungan kita tetap lebih erat dari berbagai perbedaan yang selama ini ngotot kita pertahankan. Aku tetap menyayangi Mama. Segala perbedaan pandangan di antara kita? Aku sedang belajar untuk menerima mereka.

6. Jujur, ada beberapa kalimat Mama yang sampai saat ini membuatku sakit hati. Aku sedang berusaha memaafkan dan memahami.


“Kok kamu kurus banget sih? Coba gendutin badannya dikit, dong. Biar ada cowok yang suka.”
“Haduh, IPK-mu kok cuma segini. Contoh Adek, tuh, kuliah Teknik, tapi IPK-nya nggak jongkok kayak punya kamu.”
 
Mungkin bagi Mama perkataan-perkataan di atas biasa saja. Mungkin bagi Mama malah kalimat itu bagus sebagai cambuk untuk menyemangatiku. Namun aku juga manusia yang punya perasaan, dan karena aku punya perasaan, aku bisa sakit hati. Kalimat-kalimat itu membuatku sakit hati. Kadang aku berharap Mama bisa memelukku saja daripada mengeluarkan kata-kata yang membuatku mempertanyakan kemampuan diri sendiri. Kadang aku berharap Mama bisa lebih percaya, bisa lebih menghargai bahwa aku berusaha. Kata orang, memiliki anak adalah jalan terbaik untuk dikecewakan dan mengecewakan. Mama dikecewakan olehku yang punya banyak kekurangan. Aku dikecewakan oleh Mama yang melontarkan beberapa kalimat mencengangkan. Namun memiliki anak juga jalan terbaik untuk memahami bahwa tak ada manusia yang sempurna.
Tak ada dari kita yang bebas dari kekurangan, termasuk aku, termasuk Mama. Aku akan selalu berusaha menerima kenyataan ini. Maukah Mama berusaha bersamaku?

7. Aku tahu Mama mencemaskan masa depanku. Tapi aku bisa lelah jika terus ditanya kapan menikah.
 
Di usiaku yang 20-an ini, ada begitu banyak yang sudah kulalui. Aku sudah merasakan patah hati pertamaku, melalui pahit-manisnya berjuang menyelesaikan skripsi, hingga akhirnya meraih gelar sarjana. Kini aku sudah bekerja. Aku pun sudah punya dia yang kukira bisa menjadi partner menyenangkan untuk menghabiskan hari tua. Aku tahu, dalam pikiran Mama, apalagi yang kutunggu? Bukankah sebaiknya aku segera menikah saja? Tapi Ma, aku bisa lelah jika terus Mama tanya kapan menikah. Percayalah, aku sudah mempertimbangkan masak-masak — dan aku tahu sekarang belum saatnya aku mengikat janji. Saatnya akan tiba nanti, namun tidak hari ini. Dan percayalah, Ma, aku baik-baik saja dengan keputusanku ini. Mama tidak perlu terlalu mengkhawatirkanku. Bukankah masih banyak hal lain di dunia ini yang bisa dikhawatirkan — selain kapan di jariku cincin kawin akan melingkar?

8. Aku pernah menyaksikan Mama tertawa. Pernah pula kulihat Mama terurai air mata. Terima kasih telah menunjukkan bahwa Mama juga manusia.

Ketika aku kecil, Mama adalah sosok yang sempurna. Mama bisa menjadi koki yang hebat, sopir pribadi, tukang jahit yang mumpuni, pengawal pribadi anak-anaknya, hingga wanita karier yang cerdas. Mama adalah segalanya. Setelah aku tumbuh, barulah aku melihat “sisi-sisi manusiawi” dari Mama. Aku tak hanya pernah menyaksikan Mama tertawa. Aku juga pernah melihat Mama menangis karena kecewa. Aku pernah melihat Mama gusar, marah, mengeluh, menggerutu akan sesuatu.  Ingatkah Mama waktu Mama membanting rokok Adik dan membuangnya ke tempat sampah saat pertama kali tahu bahwa Adik merokok? Lalu Mama masuk kamar dan aku bisa mendengar Mama menangis. Pagi harinya, aku melihat lingkaran hitam dan bengkak di mata Mama. Kini aku tahu Mama bukan sosok yang sempurna. Kini aku mengerti bahwa Mama juga manusia. Dan tahukah Mama? Aku bangga memiliki sosok Mama yang tak sempurna. Aku bangga Mama juga melakukan kesalahan, aku bangga Mama juga merasa punya banyak kekurangan. Karena justru dalam sisi-sisi Mama yang paling “manusia” tersebut… aku merasakan kehangatan.

10. Lewat Mama, aku mengerti: kita tak harus jadi sempurna untuk bisa dicintai.

Ma, apapun yang pernah terjadi di antara kita, aku menghargainya. Siapapun Mama sebelum dan setelah memilikiku, aku memilih menerimanya. Mama memang tak sempurna, namun kita tak harus jadi sempurna agar bisa membuat orang lain mencintai kita. Dan aku mencintai Mama — sesungguh-sungguhnya, sedalam-dalamnya. Terima kasih karena Mama selalu tulus menyayangiku, memanjakanku, merawatku, menjagaku. Kadang-kadang aku khawatir akan masa depanku sendiri; aku bertanya apa tujuanku hidup, apa tujuanku bekerja, apa yang aku lakukan dalam satu, dua, lima tahun. Kemudian aku akan sadar bahwa aku memiliki Mama. Paling tidak, Mama memberiku alasan untuk terus berjuang: bukan untuk jadi sempurna, namun untuk membuat Mama bangga.


Oleh : Pinka Wima
Sumber :  www.Hipwee.com